Mungkin kami tidak bisa berkomentar banyak tentang tempat kuliah saya ini. Ya, karena kami pun baru beberapa bulan masuk di STMIK ini. Kesan pertama saat kami masuk kampus ini adalah sebuah pertanyaan : "Ini kampus apa Mall?" hehe
ya terlihat seperti mall dengan warna yang nyentrik dibandingkan kampus lain menurut kami. Dari segi penataan kampusnya pun sudah sangat baik. Tertata sangat rapi dan memudahkan mahasiswa dari gedung satu ke gedung lainya. Kami berharap amikom makin luas lagi. Kampus Amikom ini menurut saya sangat padat(dibandingkan jumlah siswanya) dan setiap sisi amikom mempunyai spot yang bisa buat nongkrong mahasiswanya. Kerenlah menurut kami. :)
Dan kami beruntung sekali bisa berkuliah disini dengan keadaan kampus yang sudah seperti ini.
Kami tidak bisa membayangkan jika kami berkuliah saat Amikom menjadi "Akademi Mini Komponya" :p
Point khusus kami berikan ke.......PARKIRAN! wuhuuuuu
Yap, parkiran. Betapa luas parkiran Amikom yang kami miliki, tetapi dengan bertambahnya mahasiswa yang hobi main ke dealer motor dan setiap main menunjuk 1 motor untuk dibawa pulang. Maka parkiran yang sangat besar pun sangat terlihat sempit. Sepertinya 25% dari lahan Amikom tetapi tidak membuat parkiran ini cukup. Satu kalimat selalu terucap saat datang siang hari ke kampus tercinta ini : "Cari musuh lebih gampang daripada cari parkir" hehehe
Chapter II : Dosen
Oke, mungkin sedikit saja berkomentar tentang dosen. Karena semakin banyak berkomentar tentang dosen di blog untuk tugas sama saja dengan bunuh diri atau se enggaknya membunuh reputasi diri sendiri dan akan berdampak dengan diomelin orang tua karena nilai IPK tidak muncul karena berani dengan dosen. :P
Mungkin karena pola pikir kami masih seperti anak SMA. ya Kami memang baru lulus SMA agak kaget dengan pola mengajar Dosen disini.
Ciri khas cara mengajar anak SMA seperti : sangat terkesan menjaga jarak ke murid, hubungan murid dan guru sebatas tentang pelajaran dan hanya terjadi saat jam pelajaran. Semua yang kami temui tadi luntur begitu saja setelah melihat dosen-dosen disini. Dosen-dosen disini sangat bersahabat. Menganggap muridnya tidak sekedar murid karena suatu saat bisa menjadi mitra bisnis dan teman tentunya.
Semoga kami tidak menemukan dosen killer di semester lain. kabulhanlah doa baim ya allah. amien.
Chapter III : penutup
Tak akan berpanjang lebar
terima kasih sudah membaca artikel pelangkap tugas ini.
sekian terima kasih.
:)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pendidikan Karakter Islami
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menetapkan 18 nilai yang menjadi pilar pendidikan budaya dan karakter bangsa (Hajriyanto Y. Thoh...
-
Perkembangan tehnologi dijaman sekarang ini sangatlah canggih dan pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi dimasa ini, ...
-
Mungkin kami tidak bisa berkomentar banyak tentang tempat kuliah saya ini. Ya, karena kami pun baru beberapa bulan masuk di STMIK ini. Kesan...
-
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai inf...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar